[Repost] State it(Prolog)

State it prolog3-vert

Title : State it | Author : HCV_2

Main cast : Oh Sehi (OC), Xi Luhan, Byun Baekhyun

Genre : Romance, Friendship, Family | Length : Chaptered | Rating : T

 

Warning

This not for silent readers!!!

Halohaaa apa kabar semua~ saya kembali lagi hohohohoho (ง’̀⌣’́)ง

Kali ini Author kembali untuk merepost ff pertama yang author post diwp ini, yaitu fanfic berjudul “State It” pasti penasaran kan kenapa ini author rada aneh pake repost-repost segala? Itu karna author memutuskan untuk melanjutkan fanfic ini. Karna author blm dpt ide bwt 2 ff chaptered saya, saya sempet kelimpungan pingin bwt ff cuman susah mikir ide. Akhirnya saya ngubek-ngubek dokumen dilaptop dan nemuin ff ini. Setelah saya baca akhirnya saya tertarik bwt lanjutin, sebenernya dulu saya udh sempet bwt sampe chapter 1 tapi karna ini ff pertama jadi bahasa sama alurnya masih kacangan bgt=__= dan saya pun muter otak bwt benerin semuanya. Dan akhirnya finish!!! Yeaaay *plak *dilempar sandal*

 

Fanfic ini sebenernya ff uji coba yang bahkan idenya sama sekali belum mateng ._. dan karna waktu itu author masih awam bgt sm dunia ff maka jadinya ancur abis brrooh. Nah author sempet putus asa dan memutuskan untuk berhenti ngelanjutin. Tapi setelah mendapat pencerahaan, dan setelah pandang wajah tampan Baekhyun berulang kali akhirnya feel author balik lagi hohohoho.

 

Prolognya udah sempet dipost kemarin cuman itu awalnya cuman pake percobaan dan ancur bgt nah karna udh author benerin makanya author repost deh pake yang udh bener kekekeke. Oya? Dan chapter satunya juga bakal dipost dalam waktu dekat lo. Author harap ceritanya nggak mengecewakan ya ._. author mohon maaf bgt kalo ternyata cerita sm alurnya masih tetep melempem juga ;_; sip deh udah kepanjangan bgt nih. Mending langsung kecerita aja ya readers? Chek this out!!!

 

→ Please don’t be a plagiator

Membaca berarti HARUS komen!!! HARUS!!!

Prolog

 

 

 

Pagi yang cerah dengan udara yang menyegarkan. Membuat orang-orang pagi itu bersemangat untuk mengawali hari mereka. Musim dingin akan segera berakhir dan musim semi menjadi musim yang ditunggu-tunggu. Musim yang paling disukai gadis cantik berambut panjang bernama Oh Sehi.

 

Seperti biasa Sehi berangkat sekolah dengan menaiki bus yang biasa ia tumpangi. Gadis manis itu menunggu sambil memainkan games yang ada di ponselnya, tanpa sadar ada siswa SMA yang yang memasukan sebuah dompet kedalam tas gadis itu. Saking asiknya bermain games Sehi sama sekali tidak menyadari apa yang namja memakai seragam sama sepertinya itu lakukan. Bahkan hingga namja itu pergi dengan wajah liciknya, Sehi sama sekali tidak menyadarinya.

 

Tiba tiba muncul dua orang namja berlari dari arah kanan. Terlihat jelas dengan nafas mereka yang terengah-engah, bahwa mereka baru saja melakukan kegiatan yang cukup menguras tenaga. Mereka mengedarkan pandangan kesekeliling seperti sedang mencari seseorang. Namun hasilnya nihil.. mereka tak menemukan orang yang mereka cari. Mereka pun sepakat untuk bertanya pada beberapa orang dihalte tersebut.

 

“Maaf.. apa anda melihat seorang siswa laki laki yang berlari lewat sini?” tanya salah satu dari mereka pada lelaki paruh baya yang sedang sibuk membaca koran diujung kiri tempat duduk halte. Tetapi lelaki paruh baya itu hanya menggeleng. Namja berambut blonde itu pun tersenyum lalu membungkuk mengucapkan terimakasih. Mereka lalu mencoba bertanya pada seorang mahasiswa yang berdiri sambil mendengarkan musik diponselnya. Namun namja itu lagi-lagi hanya menggeleng.

 

Setelah beberapa menit berlalu, mereka tak mendapatkan hasil apapun. Tak satu pun orang dihalte itu menjawab dengan apa yang mereka harapkan. Merasa putus asa, mereka pun bermaksut untuk pergi.

 

“Sepertinya dia tidak lewat sini Lay..” ucap namja berwajah cantik itu sambil memegang pundak sahabatnya.

 

“Tapi Luhan’ah, aku yakin kalau pemuda itu berlari kemari” namja bernama Lay itu tak menyerah. Ia terlihat enggan pergi dari tempat itu. Namun setelah mendapat bujukan dari sahabatnya, namja itu akhirnya menurut. Tiba-tiba bus datang, semua orang yang sedang menunggu dihalte itu pun berjalan masuk kedalam bus. Namun bukan kedatangan bus yang membuat mereka membatalkan niat untuk pergi, tapi sebuah benda yang tengah diperhatikan oleh seorang gadis didepan mereka.

 

Sehi tersentak ketika ia lihat sebuah benda persegi berwarna coklat jatuh dari tas yang hendak disandangnya, “Eh? Dompet siapa ini?” ucapnya sambil mengambil dompet kulit itu.

 

“Itu dompetku!” teriak Luhan sambil menunjuk kearah dompet yang Sehi pegang. Dia bicara dalam bahasa mandarin, membuat semua orang disana tidak mengerti kecuali Lay. Karna tidak mengerti, Sehi tidak menyadari kalau dompet tersebut telah membuat dirinya menjadi pusat perhatian kedua namja itu.

 

“Kenapa ada dompet seperti ini di tasku? Sepertinya dompet Joonmyeon oppa ataupun Sehun tidak seperti ini” Sehi perhatikan benda itu dengan tatapan aneh sambil membolak balik dompet tersebut.

 

“Itu dompet yang sedang kami cari. Tadi dompet itu dicuri oleh seorang siswa SMA. Ohh jd kau pos selanjutnya?!” ucap Lay seraya menghampiri Sehi, kali ini dengan bahasa korea. Mendengar lafalnya yang tidak terlalu baik menandakan bahwa dia bukan orang korea.

 

“Eh ? Apa.. apa maksudmu? Aku sama sekali tidak tau menau tentang dompet ini” Sehi yang sama sekali tidak mengerti dengan apa yang sebenarnya terjadi pun mendadak panik dan bingung.

 

Namja bertopi itu mendengus geli, “Geotjimal! Buktinya sudah jelas kalau kau pencurinya. Bukannya pencurian seperti ini sudah sering terjadi?!” kata Lay dengan nada sedikt berteriak yang otomatis membuat Sehi menjadi pusat perhatian di halte tersebut.

 

“Lay pelan sedikit..”

 

“Sudahlah Lu kau diam saja, aku paling kesal dengan bocah nakal seperti dia” ucap Lay sambil menepis tangan Luhan dibahunya.

 

“Eh? Sungguh aku tidak bohong! Dari tadi aku hanya duduk disini menunggu bus sambil memainkan game diponselku. Bagaimana bisa aku mencuri dompet ini?!”  gadis berambut panjang itu pun semakin panik karna semua melihat kearahnya dengan tatapan sinis. Tatapan yang menyiratkan ketidaksukaan.

 

Namun karna bus akan segera berangkat, semua orang dihalte pun naik ke bus dan meninggalkan Sehi dengan Luhan dan Lay.  Gadis itu awalnya ingin naik bus dan berangkat sekolah. Tapi sepertinya ia harus mengurungkan niatnya karna harus menyelesaikan kesalah pahaman yang terjadi.

 

[SEHI POV]

 

Apa-apaan ini??? Apa maksud kedua namja ini menuduhku. Apa mereka punya bukti? Oke kalau dompet ini ada di tasku tp bukan berarti aku pencurinyakan? Aisshh.. bagaimana ini aku sudah hampir terlambat, hari ini pelajaran Heechul seongsaenim, terlambat sedetik saja aku akan mati

 

Pemilik dompet itu mengambil dompetnya dari tanganku, yang sontak membuatku menghentikan lamunanku, “Apa benar kau pencurinya?” tanyanya memakai bahasa mandarin yang tentu tidak aku mengerti.

 

“Eng….ummhh…Maaf.. kau bicara apa? Aku tidak mengerti bahasa mandarin” jawabku sambil tersenyum pahit tapi namja itu hanya menghela nafasnya.

 

“Sudah jelas dia pencurinya Luhan kenapa kau menanyakannya lagi?”

 

“Tapi dia bilang dia tidak tau soal dompet ini Lay”

 

“Itu hanya akal-akalan dia saja. Kalau semua pencuri mengaku, semua penjara penuh Lu”

 

“Isi dompet ini masih utuh. Hanya kehilangan uang 10 dolar. Jadi lepaskan saja dia. Tidak usah mencari perkara” si pemilik dompet kembali bicara dengan suaranya yang lembut. Tapi aku hanya diam.. memperhatikan mereka yang kelihatannya sedang berdebat bergantian.

 

“Tidak bisa! Jika pencuri kecil seperti ini dibiarkan, lama-lama dia bisa bertindak lebih parah lagi” tegas Lay dengan wajah heran. Walau aku tidak yakin, namun sepertinya si pemilik dompet membelaku hingga membuat temannya terlihat emosi.

 

“Hey berhenti berdebat! Cepat selesaikan ini semua aku tidak punya banyak waktu karna aku harus berangkat sekolah sekarang” kataku berteriak yang sontak menghentikan perdebatan antara kedua namja mandarin itu. Keduanya menoleh, namun tatapan si tukang tuduh membuatku menelan paksa salivaku.

 

“Ikut kami kekantor polisi” ucap Lay sambil tiba tiba menarik tanganku.

 

“Eh?! Apa-apaan ini! Ke..kekantor polisi??”

 

 

[END SEHI POV]

 

 

 

((To Be Continued))

 

 

Chapter 1 coming soon guys^^

17 thoughts on “[Repost] State it(Prolog)

  1. jeng jeng… eaduh sangka aku baca cast sangkanya Oh Sehun gak tau’a Oh Sehi ckckckkc ihh si lay main tuduh aje.. bawa ke kantor polisi lagi, kasian tuh sehi skrng pelajaran heechul >.<

  2. Salam kenalllllll …..
    Penasaran siapa yang nyuri dompetnya Luhan….. Wahhhh Lay jadi tegas gitu yaaa , biasanya kan kalem,lemah jemput…(kayak cewek aja )

  3. Keren deh thoor!!
    Thor.. Kalo bisa jan lama-lama ya chapter 1 nya *b’cnda

    Oke, Thor semangat buat Chapter 1nya Hwaiting!”

  4. Ooww ini ada ff baru.. Hehe baru tau maksudnya.. Penasaran beneran deh.. Klo udah tertarik dari awal psti bakal bagus kaya ff 2 itu tuh yg ketunda krna authornya lg seret ide kkk~ *apadeh*
    Bingung harus senang apa sedih. Senang karna setidaknya ada cadangan smbil nunggu dua ff itu, tp sedih krna brarti klo dr ketiga ff ini gak ada yg update cepet..galau kan gak enak hehehe..
    Udah ah, makin ngelantur aja aku.. Chapter 1 nya cepetan ya eon. Dua ff itu juga cpet dilanjut semoga ada ide yg mengalir mulus semulus kaki sehun yah.. Kkk~ HWAITING!!🙂

  5. uda comment d.part 1 tapi baru comment d.prolog.a sekarang..hahahaha maaf yaa baru sempet ….
    berhubung uda baca n coment sampe parrt 1..soo…part 2.a kapan niih..???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s