The Twelve Power Of Olympians

The twelve power of omlympians

Title : The twelve power of olympians

Title chap : Prolog

Main cast : Kim Hana (OC) EXO

Author : HCV_2

Rating : T

Length : Chaptered

Genre : Romance, fantasy, brothership

Cerita ini terinspirasi dari banyak film fantasy yang uda aku tonton dan banyak FF fantasy yang uda aku baca, maklum suka bgt sama cerita fantasy. Tapi engga tau deh ff ini bagus atau engga. Mungkin ceritanya agak gak jelas, ceritanya juga menyangkut soal 12 dewa-dewi olympus tapi engga tau mau nyambung atau engga atau bahkan jadi aneh. Tapi mudah-mudahan temen-temen bisa suka ceritanya.

Karna ini ff pertama jadi mohon maaf kalo banyak kalimat yang engga nyambung atau kata-kata yang kurang pas.Maklum kan masih pemula hehe. Kritik dan saran sangat ditunggu di kotak komentar. Aku pengen tau bgt gimana pendapat pembaca jadi tolong jangan jadi silent readers^^

Prolog

WUZZZZ~~

Angin bertiup lebih kuat dari biasanya, cahaya matahari seakan meredup karna tertutup awan mendung siang itu. Semua terasa berbeda dari siang biasanya. Suasana terasa aneh, daun-daun kering yang biasanya tidur manis ditanah tiba-tiba berterbangan membuat suasana semakin mencekam.

“Kenapa suasananya seperti ini? Aku merasa ada yang aneh. Iya kan Young ra?” Hana.. seorang yeoja berambut hitam kecoklatan itu bicara dengan sahabat disampingnya yang sedang fokus dengan pelajaran dikelas hari itu.

“Hey Young ra? Kau mengacuhkanku ya?” gadis berkulit putih itu mempoutkan bibirnya karna teman berpipi chubinya itu tidak menanggapi perkataannya.

“Sssst~ Iya Hana aku mendengarmu. Tapi sekarang ini pelajaran Kyuhyun seonsaengnim, kalau kita ketauan ngobrol saat dia sedang menjelaskan tamatlah riwayat kita” ucap gadis berpita merah itu berbisik memperingatkan dengan tatapan tetap mengarah kepapan.

“Aissh.. iya iya aku tau” Hana pun berhenti mengganggu teman sebangkunya yang sedang serius mengikuti pelajaran.

Hana memperhatikan sekelilingnya, semua siswa sedang serius mengikuti pelajaran. Tidak ada yang merasakan hal aneh seperti yang dirasakan gadis itu. Memang setiap pelajaran Kyuhyun seonsaengnim suasana kelas akan menjadi kaku karna guru matematika yang satu ini terkenal dengan keevilannya yang manakutkan.

Hana yang masih penasaran dengan suasana siang itu menatap keluar jendela dikelasnya. Yeoja berambut panjang itu terkejut dengan apa yang ia lihat. Sebuah cahaya putih seakan melintas tepat didepan matanya, sangat cepat hingga membuatnya terkejut dan menutup matanya karna silau akan cahayanya.

“Young ra? Yang tadi itu.. a..apa?” Hana masih menatap kearah jendela sambil menggenggam tangan sahabatnya.

“Apa sih? Tidak ada ap—“

BOOM!!!

Semuanya terasa bergetar, gempa terjadi dalam waktu singkat. Semua murid terkejut dan berteriak. Getaran itu cukup kuat sehingga bisa membuat meja dan kursi dikelas bergeser dan berantakan. Suasana dikelas menjadi kacau, banyak siswa yang keluar kelas untuk melihat dari mana asal suara ledakan yang membuat gempa tadi. Tapi guru-guru segera bergegas untuk menenangkan para siswa yang ketakutan dan para siswa yang berusaha untuk lari karna merasa dalam bahaya.

[Hana Pov]

“Tenanglah! Semuanya tenang! Semuanya akan baik-baik saja tidak ada hal buruk yang akan terjadi. Jadi semuanya diharapkan kembali kekelas masing-masing”

Suara Leeteuk seonsaengnim terdengar hingga kedalam kelasku. Ia menenangkan siswa yang berkeliaran diluar kelas. Ya hanya kelasku yang saat itu masih tenang didalam kelas, walaupun ketakutan tapi diantara kami tidak ada yang berani meninggalkan kelas seperti siswa yang lain karna hari itu adalah jam pelajaran Kyuhyun seonsaengnim. Semua tau jika ada yang berani mengusik waktu mengajarnya maka habislah mereka.

“A..apa yang terjadi? Yang tadi itu suara apa?”

“Ada gempa! Bagaimana ini?”

“Aku takut.. apa ada yang menghantam sekolah kita hingga terjadi ledakan?”

Semuanya terdengar panik kecuali Kyuhyun seonsaengnim masih tenang dengan wajah evilnya.

“Sudaah! Jangan berisik. Kembali kepelajaran” ucap Kyuhyun seonsaengnim menenangkan kelas dan kembali melanjutkan pelajarannya yang sempat terganggung karna suara ledakan dan gempa tadi.

“Hah.. apa-apaan dia? Disaat seperti ini masih bisa setenang itu?”

“Iya bagaimana kalau terjadi sesuatu diluar dan kita tidak tau. Dasar evil”

“Hey sudah-sudah jangan berisik nanti dia mengamuk”

Aku masih diam, tenggelam dalam pikiranku sendiri. Aku masih memikirkan apa yang baru saja terjadi.

Apa ini karna cahaya tadi? Sebenarnya itu cahaya apa? Apa itu meteor? Ahh tidak! Meteor mana mungkin cahayanya putih

“Hanie’ya?”

“—–“

“Kim Hana!”

“—“

“Hey Kim Hana!”

“Oh? Young ra? W..wae?” seketika aku menghentikan lamunanku dan menoleh kearah Young ra.

“Gwaenchana? Kau terlihat aneh” katanya sambil menatapku khawatir

“Ahh gwaenchanayeo Young ra’ah , aku hanya terkejut atas apa yang baru saja terjadi”

[End Hana Pov]

****

TET TET TET

Bel tanda pulang sekolah berbunyi, semua siswa berhamburan keluar kelas untuk segera pulang kerumah. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang hingga berlari kegirangan karna bisa pulang kerumah, bukankah bel tanda pulang sekolah adalah musik kebahagiaan bagi para siswa yang tidak suka sekolah.

Semuanya berlangsung wajar, suasana sudah kembali seperti semula seperti sebelum terjadi ledakan dan gempa itu. Semua siswa merasa tenang setelah polisi menyelidiki apa yang terjadi. Tidak ada apa-apa, tidak ada bekas ledakan atau apapun, hanya keadaan sekolah yang terlihat berantakan karna kepanikan para siswa. Setelah yakin bahwa itu hanya ledakan tanpa sebab dan tanpa bekas serta itu mungkin adalah gempa biasa yang sewajarnya terjadi karna ada pegeseran lempeng bumi pun para guru dan siswa merasa lega dan sepakat untuk mengabaikan kejadian itu.

“Huh~ aku kira akan terjadi sesuatu yang hebat disekolah.. ternyata tidak terjadi apa-apa” ucap Hana sambil berjalan melewati halaman tengah sekolah.

Cahaya itu? Apa jika aku mengatakan tentang cahaya itu pada polisi, maka akan menimbulkan kesimpulan yang baru tentang kasus ini? Ahh! Sudahlah, kurasa bukan sesuatu yang penting, atau hanya halusinasiku saja.

“Heeey Hana! Cepatlah sedikit. Jalanmu seperti siput!” Young ra berteriak lalu tertawa setelah meledek sahabatnya yang hari itu terlihat sering melamun.

“Ahh iya iya dasar cerewet!” Hana pun memutuskan untuk berlari menghampiri sahabatnya yang menunggunya disudut halaman agar gadis berpita merah itu tidak banyak bicara karna menunnggunya terlalu lama.

“Eh?”

Setelah berlari setengah halaman, langkah Hana tiba-tiba terhenti karna melihat sebuah kotak dibawah pohon besar dipinggir halaman tengah sekolahnya.  Sebuah kotak misterius yang mencurigakan.

TBC

Gimana? Aneh ya? Maap kalo iya *deep bow bareng kai*

Sekali lagi mohon dimaklumi kalo kata-katanya agak engga pas.. masih belajar merangkai kata-kata dengan baik^^ hehe.. baiklah sekian dari author HCV_2 Ff ini memang nista seperti authornya.. tapi saya tidak mau readersnya juga jd nista karna jd silent readers.. jadi tolong komennya ya~~ Hargai karya anak bangsa~

14 thoughts on “The Twelve Power Of Olympians

  1. Iyaa.. ini kan masih prolog.. tungu aja chap2 selanjutnya keke
    Hahaha.. engga juga sih, cuman males mikir nama lg jd mending pake nama saya aja

  2. tok tok tok
    annyeong ^^
    reader baruu kekke
    lagi menjelajahi google nyari2 ff exo
    ketemu sama wp ini dan keliatannya juga wp nya seru hehe >.<
    boleh kah saya gabungg
    kekke
    saya termasuk reader baik ko bakal rcl hehe😀
    hyunmi imnida bangapseumidaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s